sehat mental sehat berdigital
 PENGALAMAN MAHASISWA USIA 20-23 TAHUN DI UIN MATARAM DALAM MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL: STUDI FENOMENOLOGI
 PENGALAMAN MAHASISWA USIA 20-23 TAHUN DI UIN MATARAM DALAM MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL: STUDI FENOMENOLOGI

 PENGALAMAN MAHASISWA USIA 20-23 TAHUN DI UIN MATARAM DALAM MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL: STUDI FENOMENOLOGI

Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa dewasa awal, namun intensitas penggunaannya menimbulkan dualitas dampak terhadap kesehatan mental. Penelitian sebelumnya cenderung menggunakan pendekatan kuantitatif atau belum menyentuh konteks spesifik mahasiswa di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Penelitian ini bertujuan mengungkap esensi pengalaman subjektif mahasiswa Universitas Islam Negeri Mataram usia 20-23 tahun dalam menggunakan media sosial dan memaknai dampaknya terhadap kesehatan mental. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi deskriptif. Informan dipilih secara purposive sampling berjumlah 5-8 mahasiswa UIN Mataram yang aktif menggunakan minimal dua platform media sosial (Instagram, TikTok, WhatsApp, X/Twitter, Facebook). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, & Saldaña. Keabsahan data diuji melalui triangulasi, member check, dan audit trail. Hasil penelitian diharapkan dapat mendeskripsikan bentuk penggunaan, pemaknaan dampak positif dan negatif, strategi coping, serta esensi pengalaman mahasiswa. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan program literasi digital dan promosi kesehatan mental yang relevan dengan konteks mahasiswa PTKIN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *